Definisi Counseling/Konseling
v Schertzer dan Stone (1980)
Konseling adalh
membantu individu melalui interaksi yang bersifat pribadi antara konselor dan
konseli agr konseli mampu memahami diri dan lingkungannya, mampu membuat
keputusan dan menentukan tujuan berdasarkan nilai yang di yakininya sehingga
konseli merasa bahagia dan efektif prilakunya.
v Jones (1951)
Konseling
adalah kegiatan dimana semua fakta di kumpulkan dan semua pengalaman siswa di
fokuskan pada masalah tertentu untuk di atasi sendiri oleh yang bersangkutan.
Dimana ia di beri panduan pribadi dan langsung dalam pemecahan untuk klien.
Konseling harus di tujukan pada perkembangan yang progresif dari individu untuk
memecahkan masalah-masalahnya sendiri tanpa bantuan.
v Prayitno dan Erman Amti (2004:105)
Konseling
adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh
seorang ahli (di sebut konselor) kepda individu yang sedang mengalami suatu
masalah (di sebut klien) yang bermuara pada teratasinya masalah yang di hadapi
klien.
v A.C. English dalam Shetzer dan Stone (1974)
Konseling
merupakan proses dalam mana konselor membantu konseli (klien) membuat
interpretasi tentang fakta-fakta yang berhubungan dengan pilihan, rencana, atau
penyesuaian-penyesuaian yang perlu dibuatnya.
v APGA (American Personel Guidance Association) dalam Prayitno
(1987:25)
Konseling
adalah hubungan antar seorang individu yang memerlukan bantuan untuk mengatasi
kecemasannya yang masih bersifat normal atau konflik atau masalah pengambilan
keputusan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar